Menegakkan Syariah, Membina Persatuan, dan Menjaga Akidah Umat
Ulama adalah pewaris para nabi. Keberadaannya di tengah-tengah umat merupakan sebuah kenis-cayaan untuk membimbing dan memim-pin umat. Karena itu, kelangkaannya adalah musibah bagi umat. Umat seperti ayam kehilangan induknya. Padahal dalam menjalani kehidupan yang fana itu mereka sangat membutuhkan tausiyah dan bimbingannya.
Sayangnya, saat ini keberadaan ulama sebagian terkotak-kotak dan berjalan sendiri-sendiri. Akibatnya berbagai problema baru yang muncul di tengah-tengah umat lamban ditangani. Karena itu pula umat merindukan para ulama ini berkumpul dan memimpin mereka secara ijma’. Bukan hanya satu ulama. “Makanya forum ini diharapkan dapat menjem-batani ulama dan umat,” ujar Sekjen Forum Ulama Umat Indonesia (FUUI), Hedi Muhammad kepada Suara Islam.
Selanjutnya tahun 2001, di Masjid Al Furqaan, Universitas Pendidikan Indo-nesia (UPI) Bandung FUUI dideklara-sikan. Ada 62 ulama hadir. Mereka berasal dari berbagai ormas dan lembaga Islam. Meski awalnya forum ini terdiri dari para ulama Jabar, namun akhirnya berlabel Indonesia, sehingga cakupannya pun tidak hanya lokal Jabar, tapi mena-sional. Pada 3 Juni 2005, FUUI mengadakan musyawarah ulama seluruh Indonesia.
Dengan kelahiran forum ini, seperti dikatakan Hedi Muhammad, maka diharapkan nanti umat betul-betul familiar dengan para ulama. Karena itu untuk merekatkan para ulama dengan umat, berbagai aktivitas pun digelar.
“Kegiatan utama FUUI itu adalah melaksanakan tarbiyah kepada umat melalui divisi dakwah,” terang Hedi. Selain itu, lanjutnya, melalui divisi anti pemurtadan, FUUI bergerak mengatasi pemurtadan baik secara intelektual maupun teknis di lapangan. Sementara untuk menghadapi maraknya aliran-aliran sesat, maka dibentuklah Tim Investigasi Aliran Sesat atau TIAS. Berbeda dengan divisi lainnya, divisi ini ada kalau memang lagi diperlukan.
Ingin Syariah Tegak
Kondisi umat Islam saat ini sangat memprihatinkan. Secara moral misalnya sangat buruk. Menurut Hedi, ini terjadi karena efek dari globalisasi dan demora-lisasi yang berjalan begitu gencar, ter-utama melalui berbagai media. “Ini kan kebijakan politik akhirnya,” ujarnya.
Karena itu FUUI berpendapat kalau Indonesia ingin maju ke depan maka kualitas manusianya harus diperbaiki. Kualitasnya harus ditingkatkan. Namun untuk itu tentu perlu ada conditioning terhadap umat Islam yang mayoritas ini. Umat Islam mesti dikondisikan agar tidak lagi mengonsumsi berbagai isme yang datang dari Barat seperti sekularisme, liberalisme, pluralisme, alkoholisme, sexisme dan lainnya.
Tentu saja solusi dari berbagai masalah yang menimpa negeri ini adalah dengan kembali kepada syariat Islam. Karena itu FUUI akan berupaya berjuang untuk penegakan syariat Islam. Di sam-ping melawan pemurtadan dan menjalin ukhuwah. Inilah poin yang dihasilkan dalam musyawarah ulama FUUI bebe-rapa bulan yang lalu.
Itu pula sebenarnya tujuan FUUI dulu dideklarasikan. “Untuk menegakkan syariat Islam, membina persatuan umat dan yang paling sering dilakukan adalah menjaga akidah umat,” ujar KH Athian Ali.
Dalam realisasinya FUUI telah menye-lenggarakan berbagai kegiatan. Selain ceramah juga menyelenggarakan pendi-dikan dan pelatihan (diklat) antipe-murtadan, diklat mengatasi aliran sesat, dan diklat dakwah terhadap nonmuslim. Juga membuat berbagai macam investigasi, penerbitan dan lainnya.
Akhir-akhir ini FUUI sibuk mena-ngani aliran sesat. Untuk urusan itu, ormas ini membentuk Tim Investigasi Aliran Sesat (TIAS). Menurut TIAS, saat ini ada sekitar 250 aliran sesat di seluruh Indonesia, dan 50 di antaranya ada di Jawa Barat. Sebagian aliran tersebut ada yang aktif dan banyak yang tidak aktif. Ada sebagian merupakan hasil rekayasa politik, dan sebagian sesat benar.
Selain itu, ormas ini peduli dengan pemurtadan. Penanganannya dilakukan oleh Divisi Anti Pemurtadan. Divisi ini terbentuk karena banyak masyarakat yang mengadukan adanya gerakan pemurtadan di daerah-daerah. “Maka dari itu terpikirlah oleh FUUI untuk membuat divisi anti pemurtadan,” ujar Suryana Nurfatwa.
Dalam kegiatannya, Divisi Anti Pemurtadan ini memiliki laskar Barisan Anti Pemurtadan (BAP). Keanggotaannya direkrut melalui berbagai pendidikan dan pelatihan. Tiap diklat bisa mencapai 400- 500 peserta dari daerah. Sampai sekarang jumlah anggotanya mencapai 3.000 orang lebih. Mereka menyebar di sejum-lah daerah. Tapi, menurut Suryana, yang aktif menjadi laskar dan terkoordinir sekitar 200-an orang.
Tugas utama DAP ini di antaranya menerima laporan atau mencari sendiri informasi pemurtadan di daerah. Setelah betul-betul akurat, DAP langsung menen-tukan bahwa tempat itu sudah layak diantisipasi. Lalu DAP mengirimkan surat formal ke muspika setempat, camat, polsek, koramil, bahwa di situ ada pelang-garan terhadap SK dua menteri. “Kita tidak sentimen terhadap agamanya atau ibadahnya, tapi DAP melihat pada pelanggaran SK dua menteri itu,” tegas Suryana. Kalau tidak direspon, BAP menutup sendiri lokasi pemurtadan itu.[sumber:Pendi/www.suara-islam.com]



Alamat FUUI dimana kalo di sekitar Jakarta?
adakah layanan pengaduan bagi korban aliran sesat?
jazakumulloh sdr amien.
Pada saat ini FUUI berpusat di Bandung tepatnya di Mesjid Al Fajr, Cijagra. Silahkan datang setiap hari sabtu pkl 09.00 – 11.00 ada kajian Syaksiyah Islamiyah untuk menambah ilmu.
Mengenai Cabang? saat ini belum ada perwakilan dari tiap daerah seluruh indonesia. Insya ALLOH untuk dikemudian hari. Mohon Du’anya.
Jazakumulloh
adakah layanan pengaduan bagi korban aliran sesat?
BENAR ADA… !!!
Untuk pengaduan sendiri bisa antum mengisinya disini (oleh kami pun bisa ditayangkan nantinya atau tidak, untuk menjaga lerahasia-an) atau langsung melalui email: bap.fuui@gmail.com yang lebih khusus.
Tolong antum mengisi pengaduan tersebut dengan jelas mungkin, kalo bisa antum mempunyai data-data yang bisa dijadikan sebagai sarana telaah dan dijadikan sebagai landasan informasi untuk ditindak lanjuti kemudian.
cantumkan pula nama antum beserta nomor telepon atau no HP aktif.
Atau mengenai antum ingin berbagi ilmu dan forum diskusi silahkan kunjungi: http://fuui.forum5.com/index.php
Jazakumulloh
Assalamu’alaikum.
Kami mohon Kepada Saudara-saudaraku seaqidah. Mohon datang ke Arga Makmur Bengkulu Utara telah berdiri Rs Charitas di Arga Makmur. Kalau mau mengkristenkan Bengkulu Kristenkan Suku Rejang karena suku Rejang walau tidak pernah sholat tapi berani mati untuk membela agama Islam karena mayoritas Islam. Dengan itu orang kafir itu berani menegakkan Gereja di Desa2x yang mayoritas kaum muslem bahkan ada yang sudah dibakar dan dirusak tapi didirikan lagi lebih besar lagi. Bahkan kayaknya pemerintah Bengkulu Utara tenang2x saja. RS Charitas dapat dukungan dari RS Charitas Palembang Sumsel. Bahkan setelah gempa mereka memberikan bantuan dengan gratis di desa2x yang bersuku Rejang. Bahkan mereka membantu membangunkan rumah gratis. Mulai sekarang masyarakat simpati dengan Charitas. Sebagian masyarakat mengatakan ,”Gimana dengan orang sendiri tanpa ada bantuan sedang mereka mau membantu kan enak.” Bahkan pengobatan gratis samapai pasien di datangi kerumahnya. Mohon ada cabang atau semacam perwakilan di Bengkulu dan Arga makmur Sekarang gencar mendekati masyarakat Rejang yang terkenal kuat membela Aqidah itu. Mereka dengan cara halus seperti membeli tanah dengan harga cukup mahal berhektar2x Setelah itu mendatangkan orang2x mereka serta mendirikan rumah setelah itu mendirikan Gereja. Padahal perijinan mereka ada yang untuk buat rumah, untuk berkebun atuau tempat untuk berkumpul keluarga tapi lama2x rumah tersebut untuk pertemuan para pendeta dan umat nasaro itu. Lalu setelah pendekatan dengan masyarakat mereka membuat gereja. Mohon dibuat semacam wadah untuk anti pemurtatan di daerah.Terimakasih. Wssalamu’alaikum.
Mohon informasi mengenai Tareqat Rufaqa. Barangkali punya informasi ttg Tareqat ini, apa masih sesuai dengan ajaran Islam atau sudah menyimpang.
Syukron.
semoga wadah ini bisa mempererat silaturahmi umat islam!!!dan kita semua terbebas dari rezim barat,imperialisme barat dan zionis2 yg merusak islam!!!!semoga allah melindungi kita semua!!!amin
Assalamu’alaikum wr. wb.
Semoga Allah SWT senantiasa menguatkan para mujahid dan mujahidah yang berjuang di jalanNya.
Salam kenal dari kami
Blog Parenting Islami
http://parentingislami.wordpress.com
Assalamualaikum Wr. Wb.
Pak,melalui surat ini saya ingin menyampaikan sebuah informasi.. Ketika saya sedang mencari2 artikel,akhirnya saya sampai kepada sebuah situs yaitu http://www.faithfreedom.org (dimana didalam situs ini terdapat forum untuk daerah indonesia).. setelah sekilas melihat isi dari forum tersebut,sangat menganggu saya sebagai umat muslim.. mudah2an dengan dimuatnya informasi ini,ada rekan2 yang dapat menindaklanjuti permasalahan ini..
semoga kita semua selalu dalam lindungan 4JJI SWT.
amin..
Wassalam..
Assalamu’alaykum wr,wb,
kepada sodara saya para ulama ummat,saya berharap forum ini dapat menjadi setitik air di tengah dahaga ummat akan kehadiran forum yang bertujuan menegakkan islam yang kaffah, mengajak pada persatuan ummat, bukan perpecahan.. bukan pula saling mengkafirkan…insyaallah.
sedikit saran saya,bagaimana klo fuui mengadakan suatu tinjauan tentang situs2 internet, ulama, buku2, serta penerbit2 yang benar2 mengajarkan kebenaran dan bukanlah propaganda musuh2 islam…karena trus terang saja,saya sering terkaget2..pernah saya masuk suatu situs yang terang2an menghina sahabut rasul saw dan aisyah ra dengan dalil2 yang ‘terlihat’ sahih..saya,yang masih minim ilmunya,bisa saja terkecoh..saya berharap para ulama dapat memberikan warning kepada ummat ttg situs atau buku2 ‘bermasalah’ ini..
jazakillah khairan katsiraa..
Wassalam,aisha.